Puji Syukur Kepada Tuhan Yesus: Kisah Anugerah dalam Perjalanan Kisah Anugerah dalam Perjalanan Pendidikan Vina Gunawan, Anak Bimbingan Yayasan Wajah Bumi Karitas
Terpujilah Tuhan, Abigail Grace Devina Gunawan Diwisuda dan Diterima di Universitas Negeri Semarang: Sebuah Kesaksian Kasih Karunia Tuhan melalui Yayasan Wajah Bumi Karitas.
Dalam keheningan pagi yang penuh syukur, langit Salatiga tampak lebih cerah dari biasanya. Tanggal 19 Maret 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi Yayasan Wajah Bumi Karitas (WBK). Sebuah pengumuman resmi menggema dari SMA Dharma Karya UT: Abigail Grace Devina Gunawan—anak bimbingan Yayasan Wajah Bumi Karitas yang akrab kami sapa dengan nama Vina—dinyatakan lulus dari SMA dan diterima melalui jalur undangan di Universitas Negeri Semarang, jurusan Sastra Inggris.
Tak ada kata lain yang lebih layak diucapkan saat itu selain: Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus! Sebab dalam segala keterbatasan dan perjuangan, kasih karunia-Nya begitu nyata. Ini adalah kisah kasih yang berbuah, dan menjadi kesaksian hidup bagi kita semua.
Mengenang Jejak-Langkah Vina Bersama Yayasan Wajah Bumi Karitas
Vina adalah anak tunggal dari Ibu Pendeta Ester, seorang pelayan Tuhan yang setia melayani sebagai pendeta non-organik di GPIB dan juga sebagai guru di salah satu sekolah. Dalam keterbatasan ekonomi namun limpah kasih, Ibu Ester membesarkan Vina dengan nilai-nilai iman, ketekunan, dan integritas. Bersama Vina, beliau menapaki setiap jenjang pendidikan dengan doa dan keyakinan akan penyertaan Tuhan.
Yayasan Wajah Bumi Karitas mengenal Vina sebagai pribadi yang rendah hati, tekun belajar, dan punya semangat melayani. Sejak awal bergabung dalam pembinaan Yayasan Wajah Bumi Karitas, Vina menunjukkan keteguhan hati dan kecintaan terhadap dunia pendidikan. Ia bukan hanya seorang siswa cerdas, tetapi juga sosok muda yang meyakinkan kami bahwa investasi kasih tidak pernah sia-sia.
Dengan dukungan para donatur, Yayasan Wajah Bumi Karitas membantu pendidikan Vina di SMA Dharma Karya UT, bukan hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga dengan perhatian, pendampingan, dan doa. Dalam setiap rapat tim pengurus, nama Vina menjadi bagian dari harapan kami—sebuah benih yang sedang tumbuh dalam tanah kasih karunia.
Hari yang Dinantikan itu Tiba!
Pagi 19 Maret 2025 itu, suasana di SMA Dharma Karya UT berubah menjadi penuh sukacita. Spanduk besar bertuliskan nama Vina Gunawan Patty—nama keluarga yang diberkati Tuhan—telah dipasang dengan bangga di depan gerbang sekolah. Spanduk itu menjadi simbol nyata bahwa harapan tidak pernah mati.
Flyer ucapan selamat pun dibagikan di grup kelas dan kembali ditayangkan saat acara wisuda. Segenap keluarga besar Yayasan Wajah Bumi Karitas dan SMA Dharma Karya UT ikut merayakan keberhasilan ini. Kami merasakan seolah Tuhan sendiri yang menuliskan kisah Vina dengan tinta kasih di atas kertas kehidupan.
Melalui jalur undangan—sebuah penghargaan atas prestasi dan karakter—Vina diterima di Universitas Negeri Semarang, jurusan Sastra Inggris.
Tidak semua anak bisa mendapatkan kehormatan ini, namun Vina, dengan segala kerendahan hati dan dedikasi, telah membuktikan bahwa kasih dan kerja keras tak pernah gagal.
Ucapan Syukur dari Lubuk Hati Keluarga
Dari lubuk hati yang terdalam, keluarga Vina menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Wajah Bumi Karitas. Dalam pesan yang sederhana namun tulus, mereka berkata:
“Terima kasih kepada Yayasan Wajah Bumi Karitas atas topangan dan bantuan yang diberikan untuk pendidikan Vina di SMA Dharma Karya UT. Keluarga kami juga sangat bersyukur untuk kebaikan Tuhan yang nyata dalam kehidupan kami. Terpujilah Tuhan.”
Kata-kata ini, bagi kami para pengurus Yayasan Wajah Bumi Karitas, bukan sekadar ucapan.
Ini adalah penguatan!
Ini adalah pelukan dari Surga.
Ini adalah peneguhan bahwa apa yang kita tabur dalam kasih tidak akan kembali dengan sia-sia. Setiap lembar kertas yang dibayar, setiap jam waktu yang dicurahkan, setiap doa yang dipanjatkan—semuanya berbuah dalam kehidupan seorang anak Tuhan.
Perjalanan Belum Berakhir, Ini Baru Permulaan
Masuk ke Universitas Negeri Semarang adalah sebuah pintu gerbang baru bagi Vina. Jurusan Sastra Inggris bukan hanya sekadar pilihan akademis, tetapi juga tempat di mana Vina akan belajar lebih dalam tentang budaya, komunikasi, dan bahkan pelayanan melalui bahasa. Kami percaya bahwa Tuhan tidak hanya membawa Vina ke tempat yang baru, tetapi juga menempatkannya untuk menjadi terang.
Sebagai Yayasan yang terpanggil untuk membina generasi melalui kasih, Yayasan Wajah Bumi Karitas melihat dalam kisah Vina sebuah dorongan untuk terus melangkah. Dalam satu anak yang berhasil, kami melihat ribuan potensi lainnya yang sedang menunggu. Dan dalam Vina, kami melihat cerminan kasih Tuhan yang menembus segala keterbatasan manusia.
Terima Kasih Para Donatur: Anda Bagian dari Mujizat Ini
Kami tidak mungkin bisa menuliskan kisah ini tanpa menyebut peran penting para donatur—Anda yang telah menjadi tangan-tangan kasih Tuhan bagi anak-anak seperti Vina. Ketika Anda memberikan dana, waktu, atau doa bagi Yayasan Wajah Bumi Karitas, Anda sedang meletakkan batu demi batu dalam bangunan masa depan anak-anak bangsa.
Vina adalah bukti bahwa setiap donasi Anda bermakna. Bahwa ketika Anda mempercayakan berkat Tuhan untuk dikelola melalui Yayasan Bumi Karitas, benih itu tumbuh menjadi pohon yang rindang. Dan hari-hari ini, pohon itu mulai menghasilkan buah-buahnya yang pertama.
Kami ingin Anda tahu, bahwa Vina tidak sendiri. Di balik keberhasilan ini ada para donatur yang memilih untuk tidak hidup bagi diri sendiri, tetapi hidup bagi kasih Kristus yang terus bekerja melalui pelayanan ini.
Sebuah Ajakan Penuh Kasih
Masih banyak anak-anak lain seperti Vina—yang berjuang, berdoa, dan berharap. Mereka datang dari keluarga sederhana, penuh kasih, tapi membutuhkan uluran tangan. Kisah Vina adalah salah satu dari sekian banyak cerita yang menunggu untuk ditulis.
Hari ini, melalui artikel ini, kami mengajak Anda kembali menjadi bagian dari perjalanan anak-anak ini. Mungkin dalam bentuk beasiswa, mentoring, atau bahkan hanya dengan mendoakan satu nama yang Anda kenal dari program Yayasan Wajah Bumi Karitas. Dalam dunia yang penuh hiruk-pikuk dan kebutuhan yang tak berujung, kasih yang sederhana justru menjadi pembeda.
Penutup: Kasih Tuhan Tidak Pernah Terlambat
Akhir kata, kami ingin berkata, Terima kasih, Tuhan Yesus. Atas penyertaan-Mu bagi Vina, atas kekuatan yang Kau berikan kepada ibunya, dan atas kemurahan hati yang Kau nyatakan melalui para donatur.
Kami percaya, hari ini surga turut bersukacita. Karena satu anak perempuan yang diberi nama Abigail Grace Devina Gunawan—yang berarti “Anugerah Tuhan yang Sempurna”—telah melewati satu musim dalam hidupnya dengan kemenangan.
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Kiranya setiap langkah Vina di masa depan senantiasa dalam tuntunan kasih Tuhan, dan kiranya setiap donatur yang membaca tulisan ini merasakan sukacita yang sama: bahwa bersama Tuhan, tidak ada yang mustahil.
Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.